Senin, 11 Oktober 2010

Menjadi Straight Edge

Saya menyukai musik. musik adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari hidup saya.
musik mengajari saya banyak hal dari belajar beberapa instrumen, menelusuri asal muasal musik, sampai memahami kandungan dari musik.

Musik adalah bagaimana mengeluarkan isi hatimu, sehingga orang lain tau.
ekspresi musik bukan sesuatu yang harus disimpan sendiri.


Sampai akhirnya saya belajar gaya hidup dari beberapa teman saya di scene.
Saya tergabung di sebuah kolektif, yang menyukai Hardcore/Punk.

B.N.A Positive Youth Collective


Begitu kami menyebutnya. Kumpulan Anak Muda Banda Aceh Yang Berpikiran Positif.
Sebenarnya saya bingung, pengetahuan saya tentang scene sangat sedikit.
Walau dulu sempat membangun scene Altenative di Blangpulo, dan band saya NO Name memilih bergabung dengan gerakan bawah tanah, batuphat timur.
Disitu saya belajar tentang indahnya kebersamaan, kekeluargaan, dan kesetaraan.

Berbekal sedikit pengetahuan, saya tertarik dengan paham BNAPYC, Straight Edge(sXe).
Sebelumnya, saya tidak pernah tau apa itu sXe, sama sekali buta.
Saya heran, banyak teman saya memakai lambang X ditangan dan di baju mereka, apa ini?
mereka tidak perah mengajak, hal ini membuat saya penasaran dan mencari bahan tentang sXe di Internet.

Waw.. gaya hidup ini sangat cocok dengan jiwa saya.
Dimulai dengan Tiga peraturan.

1. Tidak Merokok
2. Tidak Minum Minuman Berakohol
3. Tidak Memakai Obat-obatan Terlarang.


Dimulai dengang beberapa pandangan, saya memang bukan perokok. Tapi bukan berarti saya tidak pernah merokok. Tapi saya benci asap rokok.
Saya berkomitmen, untuk tetap menjalankan hidup yang bersih.
Saya memilih jalan ini





xHDRx

Tidak ada komentar: